|  |
Audit Kinerja PLN Saja 28 November 2008 | dibaca 862 kaliKetua Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI ) cabang Tarakan Yusran resah dengan kinerja Pansus Kelistrikan DPRD Tarakan .
Dalam statemennya di Media Harian Lokal Yusran mengatakan ada sesuatu yang “agak” bermasalah dalam Pansus kelistrikan .Karena sampai sekarang aksi progresif menyikapi masalah PLN dinilainya masih lemah.
Ia berharap Audit menjadi agendak utama yang harus di tuntaskan .Karena dengan audit pokok permasalahan yang menjadi punca masalah akan terungkap .
Kalau diamati denga teliti tarik ulur sangat terasa disini,kata ia mengingatkan kepada media tersebut .
Sementara itu Ketua Pansus Kelistrikan H Fadlan Hamid kepada Media saat konfrensi Pers di ruang kerjanya mengatakan ia juga melihat tanda-tanda tarik ulur itu. “ada gambaran kami tidak bekerja maksimal sementara kami dari Pansus Kelistrikan sudah menggenjot komunikasi intens tiap waktu”ujar ia
Sementara itu tokoh masyarakat yang tidak mau disebut namanya mengatakan, jangan terjebak dengan kata Audit. Bila audit keluar masuk uang di PLN yang di tarik kedepan maka Reperensi Audit PLN beberap waktu lalu akan dijadikan senjata PLN Tarakan .
”setahu saya masalah penggunaan uang di PLN tidak terlalu bermasalah .and bisa lihat di Situs BPK “
Menurut ia lebih baik audit kinerja PLN yang diutamakan .Dengan audit Kinerja kita dapat mengetahui permasalahan PLN yang sebenar .
Bisa saja organisasi PLN kegemukan atau gaji dan tunjangan yang kelebihan . “jadi yang penting audit Kinerja PLN saja “ pungkas nya
|
kembali | Cetak |
|
|  |
|