DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan
  Pimpinan | Komisi | Fraksi | P.Anggaran | P.Musyawarah | B.Kehormatan | P.Rumah Tangga Selasa, 07 September 2010  
Menu Utama
Home
Artikel
Artikel
Galeri Foto
Link Situs
Buku Tamu
Jajak Pendapat
Jajak Pendapat
Statistik Situs
Statistik Situs
Statistik Situs

Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda dengan situs ini?

Buruk
Sedang
Bagus
Sangat bagus



Hasil | Polling

Pemilih 271

Pengunjung
Hits : 575771
Tamu : 9
IP : 38.107.191.94

AllTheWeb
Altavista
FreeWebSubmission
Google
MSN
SubmitExpress
Yahoo
Ardiz
Tarakan
Terima kasih atas kunjungan Anda

BERITA
 

Demo Kenaikan TDL Kota Tarakan

17 November 2008 | dibaca 834 kali

Seperti Bola salju yang terus menggulung dan membesar demikian gambaran masalah yang tengah dihadapi PLN Tarakan. Mulai dari mangkraknya penggunaan mesin PLN yang dibeli tahun 2007 sampai pemadaman bergilir yang tidak menentu.

Strategi kampanye air mineral lebih mahal harganya dari biaya (iuran) penggunaan lampu ,kulkas ,TV dalam satu malam tidak “manjur” lagi.

Ini terbukti dengan unjuk rasanya Mahasiswa Tarakan yang tergabung dalam HMI dan PMI serta beberapa kelompok masyarakat yang mengutarakan kekecewaanya terhadap PLN Tarakan .

Mereka mengatakan PLN sudah keterlaluan ketika merencanakan kenaikan TDL kota Tarakan.Dan mengungkit cerita lama bahwa penerapan TDL local sesuai Perda no 13 tahun 2003 merupakan keinginan sesaat yang tidak memiliki perencanan matang.Pada saat itu kata mereka PLN yang dipasilitasi oleh Pemkot berhasil mempengaruhi DPRD Tarakan periode 1999-2004 untuk meyetujui penerapan TDL local dengan kopensasi tidak ada pemadaman bergilir.

Tapi ternyata kopensasi itu hanya bertahan 4 tahun dan ditahun 2008 Tarakan mengalami krisis listrik terparah dalam sejarah Kota Tarakan diera otonomi.

Akbar Syarif ketua BEM UB Tarakan dalam dialog dengan DPRD tarakan mengecam keras rencana PLN yang menurutnya “kebablasan”.Sambil memperlihatkan data yang begitu banyak di tanganya ia mengatakan, berdasarkan data yang ia peroleh PLN tarakan harus Audit oleh lembaga independent . Dan menyarankan agar tidak ada kenaikan TDL dan sebisa mungkin tidak ada pemadaman.

Sementara itu HMI Tarakan yang awalnya enggan berdialog akhirnya cair dan menghendaki peninjauan ulang swastanisasi PLN Tarakan. Dan berjanji terus mengawasi kebijakan pemkot dan PLN sampai tuntutana mereka di penuhi.

Apriansyah Mahasiswa PPKIA Tarakan juga buka suara ,kata ia selama pemadam bergilir Mahasisawa PPKIA tidak bisa tenang belajar. Mereka takut sewaktu-waktu ada pemadaman yang berakibat fatal buat computer milik kampus . Dan dugaan itu benar, beberapa waktu lalu 7 komputer milik PPKIA Tarakan lansung rusak saat secara mendadak terjadi pemadaman.

Usai rapat wakil ketua DPRD Tarakan Siswantara berjanji pihaknya akan menyampikan hasil rapat ( Selasa 17/11) yang berisikan tiga tuntutan .

1.Tidak ada kenaikan TDL

2.Tidak ada pemadaman bergilir

3.Menyetujui audit PLN.


kembali | Cetak
Copyright © DPRD Kota Tarakan 2006


Waktu Akses: 0.028 detik