Rencana pembangunan industri chip di Pulau Tarakan perlu mendapat dukungan luas .Demikian pula anggota DPRD tarakan kususnya Komisi III mendukung hal tersebut.Hal itu diungkapan anggota komisi III DPRD Tarakan Gunawana Wibisono S.Hut belum lama ini .
Kata ia, keberadaan industri apa saja diharapkan mampu membuka peluang –peluang positif sebagai dampak ikutan dari perusahaan itu sendiri .Demikian juga harapan besar di letakan terhadap PT. Tarakan Chip Mill yang rencananya akan membuka Industri pengolahan bubuk kertas di tana Paguntaka ini.
Perusahaan yang menampati lokasi di RT 10 juata Permai itu diharapakan memberikan manfaat ganda yang positif tentunya .
Manfaat ganda dalam arti , akan tersediannya peluang tenaga kerja, peluang usaha serta perluawasan pemukiman.
Seperti dikatakan Gunawan beberapa waktu lalu bahwa industri ibarat gula yang menarik semut untuk mendekat . Maka hal itu berlaku juga dengan pengembangan industri yang mencipta daya magnet buat masyarakat .”tapi dengan catatan bila industri itu dikelola dengn baik “ujarnya lugas.
Untuk yang lebih luas lagi sebaiknya pelaku industri wajib memiliki kometmen yang kuat terutama dalam kaitanya memacu keterlibatan masyarakat dalam arti luas.
Dan kometmen-kometmen harus di rencanakan dan kalau bisa dibuat regulasinya agar dapat berjalan efektif dan terarah.
Lebih jauh ia menjelaskan dalam rangka melibatkan masyarakat dalam menumbuhkan kembangkan industri tersebut maka perusahaan sedapat mungkin menyediakan bahan baku dan berbagai aspek pendukung lainya. Dengan cara itu maka keterlibatan semua pihak dalam memberikan kontribusi positif dalam perkembangan industri kertas akan berjalan seimbang .
Sambungnya lagi, akasia sebagai bahan baku pengolahan industri Chip Mill sangat mudah perawatanya dan dengan tingkat pertumbuhan yang sangat tinggi . Hal ini dikarenakan pohon akasia merupakan Fast growing species .’Usia 5 sampai 6 tahun maka ia sudah siap panen” ungkapnya menjelaskan .
|