DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan DPRD Tarakan - Dewan Perwakilan Rakyat Kota Tarakan
  Pimpinan | Komisi | Fraksi | P.Anggaran | P.Musyawarah | B.Kehormatan | P.Rumah Tangga Selasa, 07 September 2010  
Menu Utama
Home
Artikel
Artikel
Galeri Foto
Link Situs
Buku Tamu
Jajak Pendapat
Jajak Pendapat
Statistik Situs
Statistik Situs
Statistik Situs

Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda dengan situs ini?

Buruk
Sedang
Bagus
Sangat bagus



Hasil | Polling

Pemilih 271

Pengunjung
Hits : 575735
Tamu : 6
IP : 38.107.191.94

AllTheWeb
Altavista
FreeWebSubmission
Google
MSN
SubmitExpress
Yahoo
Ardiz
Tarakan
Terima kasih atas kunjungan Anda

BERITA
 

Karyawan Eks PT bonanza mengadu ke DPRD Tarakan

07 Juli 2008 | dibaca 1121 kali

Kasus demi kasus terus mendera Perusahaan udang PT Bonanza asal Negri tetangga yakni Serawak –Malaysia .Kalau dulu isu menyebar dan membuat menejemen PT Bonanza tidak enak tidur ialah tentang pelarangan ibadah umat muslim . Kini kembali Top menejemen perusahan itu mengambil langkah kurang popular yakni memecat beberapa karyawanya dengan tuduhan melakukan pencurian udang .

Tuduhan dan pemecatan itu terungkap saat haring antara Komisi I DPRD Tarakan, Disnaker tarakan dan rombongan karyawan yang di pecat. Dalam hearing tersebut di sebutkan bahwa beberapa karyawan PT Bonanza di pecat dengan alasan telah melakukan pencurian udang .Dan udang yang di curi para tertuduh tidak tanggung –tanggung yakni sekitar 3 Ton .

Oleh karenanya menejemen PT Bonanza melakukan penyelidikan terkait raibnya udang yang sangat banyak itu. Lalu kemudian muncul beberapa nama yang dinilai bertanggung jawab terhadap hilangnya udang-udang itu.Hal itulah menjadi buntut pemecatan beberapa karyawan dan kemudian berkembang sampai ke kantor Wakil Rakyat dan Disnaker Tarakan .

Eks karyawan PT Bonanza merasa di rugikan dengan pemecatan itu dan menambahkan mereka tidak merasa mencuri seperti yang di tuduhkan . Dan kalau hal itu sudah merupakan keputusan Perusahaan mereka mengharapkan agar ada konpensasai terhadap mereka.Pasalnya dengan pemecatan tersebut secara otomatis ,mereka kehilangan mata pencaraian .

Menyikapi hal itu ketua komisi I Khaerudin Arief Hidayat SE mengatakan bahwa pihak perusahaan sebaiknya mencari solusi alternatif terkait kasus yang mencuat. Bagaimanapun eks karyawan PT Bonanza yang mengalami pemecatan pernah berjasa dengan perusahaan . Demikian juga sebaliknya Perusahaan juga berjasa kepada karyawan .

Kita tidak mau semua berkembang terlalu jauh dan akhirnya merugikan semua pihak .Oleh karenanya usul aktivis Muhamadiyah ini, mencari solusi alternatif yang memecahkan masalah adalah kuncinya . Memecahkan masalah dalam arti perusahaan memberi kopensasi dalam bentuk apa saja dan karyawan menarik tuntutan kepada pihak perusahaan .

Kalau semua di tarik ke satu arah yakni melibatkan proses pengadilan dan segala macamnya maka proses penyelesiannya menjadi sangat lama dan memerasa waktu dan dana . “ semua rugi dalam hal ini “ Arief memperjelas analiasanya. Sementara itu Kepala Disnaker Kota Tarakan Drs Tadjudin Tuo menambahkan bahwa pihaknya telah beberapa kali melibatkan diri dalam proses penyelesaian Eks Tenaga kerja PT bonanza yang merasa dijalimi perusahaan .

Walau pihak lain dalam hal ini konsilator telah mengambil peran menyelesaikan masalah karyawan eks PT Bonanza. Karena besarnya keingin tahuan itu maka ia mampu melihat titik terang dalam menyelesaikan masalah yang terjadi.

Menurut tadjudin lebih baik menyelesaikan permasalahan ini dengan menggunakan cara-acara kekeluargaan . Dengan cara seperti maka tingkat kekecaawaan dan kerugian dapat diminamalisir ketingkat yang paling rendah. Tapi ia akui tidak ada yang sempurna dan pasti ada yang merasa tidak puas dengan berbagai keputusan yang diambil

Tapi yang pasti ada rasa puas karena permaslahan diselesaikan dengan baik dan mengarah pada target yang di rencanakan sudah bagus,ungkapnya lagi .

Dalam kesempatan itu beberapa eks karyawan menyayangkan Top Menejemen PT Bonanz tidak hadir dalam hearing tersebut dan hanya mengantar bagian personalia perusahaan Cool Storage itu . Ketidak hadiran petinggi PT Bonanza membuat rapat kembali tergantung dan tidak ada penjelasan secara detil dan akurat . Bila tidak aral melintang dalam waktu dekat rapat susulan akan segera dilakukan dengan mengundang TOP menejemen PT Bonanza untuk hadir memberikan penjelasannya.


kembali | Cetak
Copyright © DPRD Kota Tarakan 2006


Waktu Akses: 0.028 detik